Home » » BlackBerry Ngadat, Kominfo Siap Kenakan Sanksi

BlackBerry Ngadat, Kominfo Siap Kenakan Sanksi

DREAMERSRADIO.COM - Peristiwa terganggunya layanan BlackBerry beberapa waktu lalu, membuat pemerintah Indonesia melalui Kominfo tidak akan tinggal diam terkait ngadatnya jaringan layanan pesan berbasis internet BBM, pada Rabu (3/7) lusa.
“Sudah berkali-kali kami tegur ke pihak BlackBerry, tetap saja seperti ini (selalu mengalami gangguan. Karena itu, pemerintah akan bersikap tegas pastinya, dan tidak akan melakukan pembiaran, dengan memberikan sanksi tegas terkait masalah ini,” ungkap Kepala Pusat Informasi Kominfo, Gatot S. Dewa Broto.
Parahnya lagi, akibat masalah tersebut, bukan puluhan atau ratusan orang yang dirugikan, bahkan jutaan pengguna BlackBerry di Tanah Air mengalami kerugian, karena telah membayar mahal per paketnya.
Tetapi, pemerintah akan meminta terlebih dahulu laporan resmi dari pihak BlackBerry seputar persoalan gangguan BBM yang sering dialami di Indonesia ini.
“Nanti, kita serahkan masalah ini ke BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) sebagai regulator yang akan memberikan laporan hasil penyelidikan, setelah itu hasilnya baru di laporkan ke kami (Kominfo). Baru kita tentukan sanksinya,“ terangnya.
Sebelumnya, BlackBerry Indonesia melalui PR Manager BlackBerry Yolanda Nainggolan menjelaskan bahwa gangguan penggunaan BBM hanya dialami oleh pengguna di Tanah Air. Sedangkan negara lain tidak mengalami hal tersebut.
Perusahaan asal Kanada itu pun menyampaikan permintaan maaf kepada pengguna BBM di Tanah Air terkait gangguan BBM yang terjadi.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi soal gangguan ini,” ungkap Yolanda.
Diberdayakan oleh Blogger.