Home » » Google Maps dengan Navigasi Hadir di Indonesia

Google Maps dengan Navigasi Hadir di Indonesia


TEMPO.CO, Jakarta--Google Maps dengan navigasi hadir di Indonesia mulai hari ini, Rabu 10 Juli 2013. Aplikasi peta versi Beta tersebut bisa diunduh secara gratis melalui Google Play.

Product Manager for Google Maps, Nobuhiro Makida, menjelaskan berbagai fitur baru yang ditawarkan Google Maps kepada wartawan di Jakarta, Selasa 9 Juli 2013. “Fitur terdiri atas My Location, pencarian, dan arahan,” ujar dia.

Melalui My Location, pengguna bisa mengetahui keberadaannya melalui peta, sekalipun tidak memiliki perangkat GPS. Berikutnya adalah pencarian lokal untuk mengetahui kategori bisnis. Sedangkan arahan adalah rute terbaik ke tempat tujuan, sekalipun pengguna sedang menyetir, berjalan kaki, atau naik angkutan umum.

Fitur arahan dapat menunjukkan jarak dan waktu tempuh untuk menuju tempat tujuan. Makida menyebutkan, Google Maps Navigation dapat dijalankan melalui perintah suara.

“Pengguna tidak perlu meng-upgrade atau memperbarui peta, cukup menggunakan data terkini dari Google Maps,” kata Makida. Melalui video conference itu, dia juga mempraktekkan cara untuk memperoleh informasi dari berbagai pandangan (view), seperti dari udara, untuk mencapai tujuan secepat mungkin.

Untuk mengakses Google Maps Navigation, perangkat ponsel yang dibutuhkan setidaknya dibekali dengan sistem pengoperasian Android 2.2. “Google Maps untuk Android versi 6.14.4 ke bawah memerlukan Android 2.1+. Sedangkan untuk Android 7.0 ke atas memerlukan Android 4.0.3+,” kata dia.

Head of Communications Google Indonesia, Vishnu K. Mahmud, mengatakan keistimewaan aplikasi ini adalah pantauan lalu lintas secara real time. Warna merah pada jalan menunjukkan lalu lintas macet, kuning untuk tersendat, sedangkan hijau menunjukkan lalu lintas lancar.

“Pantauan kemacetan sudah bisa mengamati keadaan lalu lintas Jakarta dan Bandung,” kata Vishnu. Dia mengatakan, ada kemungkinan pengembangan untuk pantauan lalu lintas di kota lain.

Menurut dia, informasi lalu lintas yang diperoleh Google berasal dari third party atau partner di Indonesia. Namun dia enggan menyebutkan siapa partner yang bekerja sama dengan pihaknya dalam memberikan informasi.

Sedangkan informasi mengenai pencarian lokal yang terdiri atas berbagai fasilitas, seperti restoran, kafe, pusat belanja, berasal dari Google Business. “Siapa saja bisa mendaftarkan tempat usahanya lewat Google Business, informasinya pun bisa diakses semua orang,” ucap Vishnu.
Diberdayakan oleh Blogger.